Hari senin bagi sebagian orang hari senin itu adalah hari yang padat karna akan mulai masuk kerja sampai 5 hari ke depan. Saya yang hari ini ingin masuk lebih pagi ke kantor untuk apel dulu.
Saya bangun seperti biasanya dan mulai menyiapkan sarapan, tentunya sesudah shalat subuh tadi. Jam 7.20 azka berangkat ke sekolah dan saya mulai membersihkan rumah sebelum berangkat ke kantor. Saya gak belanja hari ini, mumpung barang belanjaan banyak stoknya dan saya pun berniat lebih awal ke kantor agar bisa ikut apel. Dan tugas jagain kios hari ini di handle oleh suami.
Sesampainya di kantor kami ikut apel bersama. Kemudian semua penyuluh mulai ke lapangan untuk melihat perkembangan penanaman sawah dan aneka tanaman hortikultura di wilayah Syamtalira Bayu. Sekitar jam 11 saya pun pulang, saya baru ingat kalau ada undangan acara tujuh bulanan tetangga.
Melihat tanaman sayuran yang terkena penyakit | bercengkrama dengan petani yang akan turun ke sawah |
Acara tujuh bulanan atau dalam bahasa aceh di daerah Aceh Utara dikenal dengan nama "Peusijuk Lueng" kalau di kampung halaman saya Bireuen dikenal dengan nama "Preh gateeng'. Acara tersebut dimaknai dengan membawa berbagai jenis masakan untuk mempelai wanita dari keluarga mempelai pria yang menjadi ciri khas dari makanan yang di bawa biasanya sayur pliek atau sayur rebus dan juga rujak manis. Acara ini tentunya tetap dengan rangkaian Peusijuk dengan doa semoga persalinannya berjalan lancar juga ibu dan anak sehat. Setiap daerah mungkin adat acara 7 bulanannya berbeda-beda tapi tetap dengan 1 tujuan semoga persalinannya berjalan lancar.
Acara Peusijuk | Rombongan mempelai pria |
Pulang dari acara tujuh bulanan tersebut saya langsung shalat dzuhur dan memilih untuk tidur. Jam 3 suami bangunin untuk gantian jagain kios karna beliau mau belanja beberapa barang yang udah pada habis.
Malam harinya setelah shalat magrib kami bergegas pergi karna ada undangan duek pakat di rumah keluarga suami. Lumayan jauh juga lokasinya yaitu Gampong Ranto Kecamatan Meurah Mulia.
Acara duek pakat
Jam 8 lewat kami pun pamit pulang, diperjalanan pulang azka minta nongkrong di cafe sambil makan. Berhubung belum makan ayahnya pun mengiyakan permintaannya.
Nongkrong di Hero Kupi
Saat akan pulang tiba-tiba hujan turun dengan begitu derasnya. Alhamdulillah Setelah sekian lama akhirnya bumi kembali dibasahi oleh hujan. Kami pun menunda pulang. Setelah sekitar 30 menit akhirnya hujan pun reda dan kami pun pulang ke rumah.
Setelah pulang ke rumah, tanpa berlama-lama lagi saya langsung shalat insya dan memilih untuk tidur.
Demikianlah diary padat saya hari ini.
You've got a free upvote from witness fuli.
Peace & Love!
Downvoting a post can decrease pending rewards and make it less visible. Common reasons:
Submit