Gambar di atas adalah model Batu nisan Sayap-Bucranc. Batu nisan yang meiliki sayap ini telah digunakan pada abad ke-13 Masehi. Model Batu nisan ini memiliki ciri-ciri dengan pola hias Bucranc yaitu berbentuk seperti tanduk kerbau. Hiasan berbentuk sayap ini biasanya dijumpai di sisi luarnya.
Batu nisan jenis ini sering dijadikan sebagai pola hias di rumah-rumah ataupun bangunan suci dalam masyarakat tradisional dulu.
Ciri lain dari Batu nisan Bucranc adalah terdapat pahatan di bagian kaki berbentuk segitiga dan di kedua sisi kiri kanan terdapat hiasan berbentuk antefik. Sementara dibagian tengah terdapat sebuah Panneau (bingkai) bersusun tiga. Masing-masing bagian ini dipisahkan oleh garis pemisah. Setiap bingkai tersebut diisi dengan kaligrafi.
Sedangkan bagian pucuk Batu nisan berbentuk kepala kerbau yang diartikan sebagai mahkota serta tersusun dalam tiga tingkatan menyerupai bunga teratai. Di tingkat pertama terdapat sebuah lingkaran yang dihiasi kaligrafi disisi kiri dan kanannya.
Sementara di tingkatan tengahnya terdapat sebuah bidang bulat dan dihiasi kaligrafi seperti halnya tingkatan pertama. Terakhir, di bagian Puncaknya tidak dijumpai adanya hiasan.
Salah satu contoh Batu nisan Sayap-Bucranc seperti ini berada di komplek makam Raja Peunaroe, Keumangan Kecamatan Mutiara Barat, Kabupaten Pidie.
follow back jangan lupa dan upvote bos @khalid
Downvoting a post can decrease pending rewards and make it less visible. Common reasons:
Submit